Sabtu, 02 November 2013

KlikBCA Palsu

Jika anda adalah nasabah Bank Central Asia (BCA) yang sering menggunakan fasilitas internet banking yang beralamat di http://www.klikbca.com   ? Jika ya, berhati-hatilah mengetikkan alamat url situs
tersebut. Jangan-jangan Anda masuk ke salah satu dari empat situs yang nam domainnya serupa: kilkbca.com, clikbca.com, klickbca.com dan klikbac.com.

Jika masuk ke empat situs itu, Anda akan mendapatkan situs internet yang sama persis dengan situs klikbca.com. Hanya saja saat melakukan login, Anda tidak akan masuk ke fasilitas internet banking bca dan akan tertera pesan "The page cannot be displayed". Fatalnya, dengan melakukan login di situs-situs itu, user name dan PIN internet Anda akan terkirim pada sang pemilik situs.  Dalam pengakuannya di situs www.master.web.id, Rabu (6/6/2001), pemilik keempat situs ini mengatakan telah mengantongi ratusan user name dan PIN nasabah BCA. Mantan karyawan di sebuah media online ini mengaku tidak bermaksud kriminal dengan perbuatan ini. "Kalau memang niatnya membawa lari uang, apakah saya sebegitu bodoh sampai memajang nama dan alamat asli di
registrant domain-domain plesetan tersebut? Atau membeli dengan kartu kredit saya sendiri?" ujarnya.

Pemilik situs ini memang membuat form login.asp palsu untuk merekam user id dan PIN setiap orang yang masuk. Namun dia menyatakan tidak pernah mencoba satupun user id yang didapatnya dan menghapus log rekaman itu tiap 16 jam sekali. Dengan cara ini dia berharap jika ada orang yang bisa masuk ke
server situs ini data yang terkumpul tidak dapat terambil.  Penggunaan domain internasional seperti .com, .net dan .org terkadang memang berbahaya. Siapa pun dapat membeli nama domain dengan harga yang relatif
sangat murah. Pemilik empat situs plesetan ini menyatakan tindakannya sama
sekali tidak ilegal. "Meski nama KlikBCA di-trademark misalnya, tapi belum ada hukum jelas sprt http://www.blogger.com/blogger.g?blogID=2959587316744271618#editor/target=post;postID=676per3259359710334256s  yang mengatur soal penyalahgunaan nama domain, bahkan di US sekalipun," ujarnya.

Sebenarnya selain alamat url, ada perbedaan mendasar antara situs KlikBCAyang asli dengan yang palsu. Situs KlikBCA yang asli menggunakan fasilitas keamanan dari Verisign. Karena situs palsu tidak menggunakan sertifikat digital signature, otomatis browser akan menampilkan peringatan bahwa situs tersebut tidak secure. Browser kemudian memberikan pilihan kepada penggunanya untuk meneruskan atau membatalkan perintah tersebut. Sayangnya, pengguna internet biasa mengabaikan oeringatan ini dan langsung menekan tombol "yes".

Tidak ada komentar:

Posting Komentar